Pengertian dan Adab Berzikir

Pengertian dan Adab Berzikir - Kurang afdhal apabila orang yang melaksanakan shalat, usai salam ia langsung berdiri pulang tanpa berzikir. Sehingga ba'da shalat pun seseorang dianjurkan berzikir.

Zikir menurut bahasa berarti ingat. Dalam hal ini yang dimaksud adalah mengingat Allah dengan cara memperbanyak mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah sesuai dengan yang diajarkan oleh rasulullah, para sahabat, dan orang-orang yang soleh sebelum kita.

Allah Swt. berfirman dalam surah al-A’raf ayat 205:
“Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai” (Q.S. al-A’raf [7]:205).

Ayat di atas, maka kita akan paham bahwa zikir adalah suatu yang diperintahkan oleh Allah sesering mungkin. Kita sebagai seorang Muslim tentunya tidak asing lagi dengan zikir. Hanya saja,terkadang kita tidak memperhatikan adab/cara berzikir. Sehingga tidak jarang zikir yang kita lakukan tidak berbekas sama sekali terhadap kehidupan kita. Padahal minimal, zikir bisa menentramkan hati pelakunya, sebagaimana firman Allah yang berarti: “Bukankah dengan berzikir/ mengingat Allah hati akan menjadi tentram?” Oleh karenanya, perlu kita perhatikan adab-adab saat berzikir kepada Allah. Adapun adab berzikir di antaranya adalah:

Ikhlas dalam berzikir mengharap ridha Allah, membersihkan amal dari campuran dengan sesuatu. Menghadirkan makna zikir dalam hati, sesuai dengan tingkatannya dalam musyahadah.

1. Berzikir dengan zikir dan wirid yang telah dicontohkan Rasulullah, karena zikir adalah
ibadah. Membaca Al-Quran dengan niat berzikir juga dianjurkan.
2. Mencoba memahami maknanya dan khusu’ dalam melakukannya.
3. Duduk disuatu tempat atau ruangan yang suci seperti duduk dalam shalat juga dianjurkan.
4. Mewangikan pakaian dan tempat dengan minyak wangi, pakaian yang bersih dan halal.
5. Memilih tempat yang agak sunyi, boleh memejamkan dua mata, karena dengan mata terpejam itu, tertutup jalan-jalan panca indra lahir, sehingga mengakibatkan terbukanya panca indra hati.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian dan Adab Berzikir

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai apa yang telah anda baca dengan syarat.
1. Berkomentarlah dengan Relevan
2. Don't Spam
3. No Porn
4. No Sara
5. Jika MELANGGAR komentar akan dihapus